Hyundai Indonesia Tidak Terlibat Rencana Investasi Pabrik

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Kamis, 04/04/2019 15:50 WIB
Hyundai Indonesia Tidak Terlibat Rencana Investasi Pabrik Logo Hyundai pada Santa Fe. (Foto: CNN Indonesia/Febri Ardani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perwakilan Hyundai di dalam negeri, Hyundai Mobil Indonesia (HMI), tidak terlibat langsung proyek pabrik yang sedang direncanakan Hyundai Motor Company. Operasional pabrik disebut 100 persen dikendalikan langsung oleh Hyundai Motor.

Presiden Direktur Hyundai Mobil Indonesia (HMI) Mukiat Sutikno menjelaskan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (4/4), pihaknya akan difungsikan sebagai divisi penjualan. Selama ini diketahui HMI berperan sebagai distributor dan memiliki pabrik di Bekasi yang pernah memproduksi Elantra, Accent, hingga sekarang hanya H-1.

"Kemungkinan 100 persen dipegang dari Korea Selatan," kata Mukiat.


Mukiat menyampaikan saat ini HMI tidak dilibatkan dalam rencana penanaman investasi. Menurut dia, prinsipal lebih memilih berdiskusi langsung bersama pemerintah.

"Karena terus terang kalau pabrik itu dari Korea langsung, kami tidak begitu ikut campur. Palingan mereka tanya ke kami, konsultasi, tapi kalau untuk diskusi dengan pemerintah itu langsung pihak Korea Selatan," ungkap Mukiat.


Dia mengaku tidak mengetahui pasti kapan pabrik itu akan resmi berdiri. Pada diskusi terakhir, kata Mukiat, prinsipal masih menyiapkan berbagai hal, termasuk mencari pemasok untuk produksi mobil Hyundai di Indonesia.

"Tapi soal visibilitas kami juga belum tahu karena diskusi sudah beberapa bulan lalu," ucapnya.

Rencana Hyundai Motor berinvestasi besar di dalam negeri sempat diungkap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Menurut Luhut investasi yang bakal dikucurkan sekitar US$1 miliar (Rp14,6 triliun).

Dana tersebut akan digunakan untuk membangun fasilitas perakitan mobil penumpang di Indonesia.

Hingga sekarang belum ada pernyataan resmi dari Hyundai Motor terkait nilai investasi. Namun bila benar seperti yang dikatakan Luhut, maka bakal menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dan kemungkinan besar pabrik bukan cuma untuk memenuhi permintaan domestik tetapi juga ekspor.

Tidak hanya mobil penumpang konvensional, Luhut menjelaskan bahwa pabrik Hyundai yang rencananya akan didirikan di Purwakarta atau Karawang ini juga akan menjadi basis produksi mobil listrik.

[Gambas:Video CNN] (ryh/fea)