"Kita butuh sekitar 50 mobile BTS dan ditambah dengan sekitar 10 ribuan BTS baru yang diproyeksikan untuk lebaran," kata Head Customer Experience Management XL Ahmad Hamzah, Kamis (4/4).
Pada jaringan inti, peningkatan kapasitas secara menyeluruh telah dilakukan yaitu terutama pada radio akses (RAN) sekitar 1.700 BTS, lalu sekitar 250 jalur transportasi serta Sistem Utama Core (GGSN) paket data.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Trafik data Ramadan dan Lebaran tahun 2019 ini diprediksi akan meningkat sekitar 30 persen," ujar Hamzah.
"Yang pertama pada saat mudik, fokus yang terbaru karena kita sudah punya tol Trans Jawa kemudian tol Sumatera juga udah mulai dioperasikan, pasti itu akan menjadi media utama para pemudik ke kampung halaman plus jalur-jalur yang non tol dan kereta api," terangnya.
Aktivitas yang kedua adalah saat lebaran. Pada saat itu menurut Hamzah pengguna akan mulai mengirimkan pesan ucapan lebaran pada malam takbiran.
Peningkatan Konsumsi Data
Kemudian XL memprediksi layanan streaming video dan musik akan mengalami kenaikan trafik tertinggi. Hal ini berdasarkan data terakhir XL mengenai distribusi penggunaan layanan data oleh pelanggan yaitu sekitar 68 persen.
"Pada layanan streaming ini, akses ke layanan video via Youtube, Facebook, dan Instagram sangat mendominasi, yaitu mencapai 64 persen," jelas Hamzah.
"Streaming lain yang cukup banyak diakses adalah games sekitar 2,5 persen. Selanjutnya, instant messaging 17 persen dan media sosial 15 persen," sambungnya.
Kedua layanan tersebut akan banyak dipakai untuk mengirimkan ucapan Ramadan dan Lebaran. Selain itu, di masa mudik dan liburan panjang Lebaran, akses ke layanan peta atau rute digital jalan seperti Waze dan Google Map juga mengalami peningkatan.
Selain itu trafik mengirim pesan akan naik pada platform sosial media serta instant messaging seperti Line sampai H+1 lebaran. Lalu pada H+2 lebaran, tempat-tempat wisata akan ramai dikunjungi terutama bagi pengguna yang melakukan mudik ke kampung halamannya.
"Terakhir arus balik ke Jakarta, diperkirakan ada dua puncak arus balik yaitu 8-9 Juni dan 14-16 Juni. Kita lihat pergerakan dari Jabodetabek akan kembali normal setelah 2-3 minggu setelah lebaran," pungkas Hamzah. (din/age)