Head corporate communication XL Axaita Tri Wahyuningsih menjelaskan alasan pemilihan kedua perusahaan infrastruktur dilakukan lantaran memiliki tujuan berbeda. Pemilihan Ericsson bertujuan untuk modernisasi jaringan, sementara Huawei untuk 'transportasi jaringan' (network transport).
"Jadi XL sudah ada kerja sama dengan Ericsson dan Huawei. Ericsson untuk modernisasi jaringan, sementara Huawei untuk fibrarisasi dan keduanya sama-sama persiapan 5G ready," terang perempuan yang kerap disapa Ayu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yessie mengatakan peralihan jaringan 4G ke 5G masih harus menunggu ketersediaan frekuensi yang akan ditetapkan oleh Kemenkominfo. Pemilihan kedua perusahaan penyedia infrastruktur jaringan merupakan salah satu persiapan pembentukan ekosistem 5G.
Sebelumnya pada Februari lalu, XL Axiata bersama Huawei melakukan kerja sama pada pembaruan jaringan telekomunikasi dengan menggunakan fiberisasi kabel optik di gelaran Mobile World Congress 2019 di Barcelona, Spanyol. Pembaruan ini diklaim bisa memperluas jangkauan telekomunikasi untuk bisnis fixed mobile operator.
[Gambas:Video CNN] (din/evn)