Hyundai Indonesia Tidak Bermasalah dengan Nama SUV Kona

Febri Ardani, CNN Indonesia | Senin, 08/04/2019 16:35 WIB
Hyundai Indonesia Tidak Bermasalah dengan Nama SUV Kona Hyundai Kona sudah sampai di Indonesia dan akan diluncurkan di IIMS 2019. (Foto: CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hyundai Mobil Indonesia (HMI) menjelaskan bakal tetap memakai nama Kona untuk SUV terbaru mereka di Indonesia. Sikap itu dipilih meski ada negara lain yang bermasalah dengan Kona hingga menggantinya menggunakan nama lain.

Menurut penjelasan Hyundai saat peluncuran pada Juni 2017, Kona diambil dari dari nama distrik di Pulau Besar di Hawaii. Kona punya citra enerjik dan memiliki gaya hidup unik yang disebut cocok dengan kedinamisan Hyundai Kona.

Nama Kona bermasalah di Portugal, di sana Hyundai memutuskan menggantinya menjadi Kauai, nama pulau lain di Hawaii. Di Portugal, Kona punya kemiripan dengan bahasa slang 'cona' yang artinya alat kelamin wanita.


Direktur Pemasaran HMI Hendrik Wiradjaja menjelaskan nama Kona tidak berarti buruk di Indonesia. Pihaknya disebut tidak punya keinginan untuk menggantinya.

"Kona kan diambil dari nama pesisir atau pantai di Hawaii. Kami enggak akan ganti," kata Hendrik saat dihubungi, Senin (8/4).

Tampak belakang Hyundai Kona.Tampak belakang Hyundai Kona. (Foto: CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)
Siap Didistribusikan ke Konsumen

Pihak HMI sebelumnya sudah menyatakan bakal meluncurkan Kona secara resmi pada Indonesia International Motor Show (IIMS) yang dibuka pada 25 April 2019. Kona merupakan SUV di bawah Tucson yang diposisikan bersaing dengan Honda HR-V 1.500 cc dan Mazda CX-3.

Hendrik menjelaskan proses uji tipe Hyundai Kona sudah selesai. Saat ini distribusi unit ke dealer belum dilakukan namun dia mengatakan saat diluncurkan di IIMS 2019, konsumen tidak akan akan menunggu lama sampai mendapat kiriman unit. 

HMI belum merilis spesifikasi resmi Kona, meski begitu dipahami crossover 5-penumpang ini bakal menggunakan mesin bensin 1.600 cc. (fea)