Dilaporkan AFP, Falcon Heavy semula dijadwalkan meluncurk pada Rabu (10/4) pukul 6:36 sore waktu setempat dari Kennedy Space Center di Florida, AS.
Namun, pergeseran angin di lapisan atas atmosfer dianggap membahayakan sehingga peluncuran harus ditunda. SpaceX akan menggunakan jendela cadangan peluncuran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mengungkap Rahasia di Balik Lubang Hitam |
[Gambas:Twitter]
SpaceX mengatakan akan menyiarkan secara langsung prosesi peluncuran Falcon Heavy. Peluncuran kali ini merupakan penerbangan kedua Falcon Heacy sekaligus peluncuran komersial pertamanya.
Sepanjang 2018, SpaceX telah melakukan 21 kali misi peluncuran. Roket Falcon Heavy pertama kali diluncurkan pada Februari 2018 dengan memboyong Starman yang duduk di balik kemudi Tesla.
[Gambas:Video CNN] (din/evn)