Hal itu tercermin dalam acara Rante Bikers (Obrolan Santae Bersama Bikers) yang digelar produsen ban motor IRC Tire, Gajah Tunggal, di Semarang pada Minggu (7/4). Acara ini dihadiri sekitar 30 bikers yang berasal dari berbagai loyalis motor sport 250 cc, di antaranya Yamaha R25 Owners Indonesia Chapter Semarang dan CBR250RR Owners Semarang.
Konten inti acara yakni memberikan edukasi kepada para bikers soal ban. Komponen bundar berbahan karet ini merupakan perangkat penting motor yang pertama kali bersentuhan dengan aspal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:700 Bikers Suzuki Kumpul di Jogja |
Peluncuran motor Honda CBR250RR di Jakarta, Jumat, 3 Februari 2017. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki) |
Diskusi pun digelar untuk menanggapi pertanyaan dari para bikers soal ban. Rata-rata bikers menanyakan soal aturan ukuran pemakaian ban, fungsi dan tipe ban, dan titik aman pemakaian ban. Salah satu respons yang diberikan terkait pilihan ban radial yang dikatakan cocok buat iklim tropis di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya kami sangat antusias dengan acara ini karena jarang-jarang ada pabrikan ban yang mengedukasi kita. Dengan adanya hal ini kita lebih tahu tentang fungsi dari ban dan aturan-aturan pemakaian agar tetap safety saat kita pakai," kata Falih dari CBR250RR Owners Semarang.
Yamaha R25. (Foto: CNN Indonesia/Febri Ardani) |
Sebelum diskusi dimulai keakraban antar komunitas beda merek ini juga terangkat saat berkendara bareng (sunmori). Sebelum berangkat semua motor peserta mendapat pengecekan ban agar menunjang keamanan dan keselamatan tanpa dipungut biaya. (fea)

Yamaha R25. (Foto: CNN Indonesia/Febri Ardani)