Stratolaunch Systems, perusahaan yang didirikan pada 2011 oleh co-founder Microsoft, Paul Allen, melakukan uji terbang pertama dari pesawat dengan sayap seukuran lapangan sepak bola itu.
"Akhirnya kami melakukannya. Ini adalah momen emosional menyaksikan 'burung' ini terbang," ujar CEO Stratolaunch Systems, Jean Floyd, melansir CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum diketahui biaya yang dibutuhkan untuk membangun pesawat ini.
Pilot uji coba, Evan Thomas, menerbangkan pesawat dengan kecepatan 278 km/jam. Setelah terbang setinggi 15 ribu kaki atau kurang lebih 4.500 meter selama 150 menit, Thomas kembali dan mendarat dengan selamat.
"Pesawat ini terbang seperti yang saya perkirakan. Secara keseluruhan sangat fantastis," ucap Thomas.
Burung besi raksasa dengan dua badan pesawat tersebut memiliki lebar sayap 117 meter. Bagian ekor ke mulut pesawat memiliki panjang 72 meter dan berat sekitar 226 ribu kilogram.
Fotografer NASASpaceFlight.com, Jack Beyer mengatakan, tidak ada yang menandingi kebesaran pesawat tersebut.
"Ini pesawat paling besar di dunia. Ini sangat besar, sampai sekilas terlihat tidak mampu untuk terbang," kata Beyer.
Banyak orang, lanjut Beyer, tertarik pada penerbangan pertama pesawat terbesar di dunia ini. "Mereka ingin melihat masa depan," tambahnya.
[Gambas:Video CNN] (map/asr)