Facebook Dikabarkan Bikin Asisten Digital Serupa Alexa

CNN Indonesia | Minggu, 21/04/2019 12:31 WIB
Facebook Dikabarkan Bikin Asisten Digital Serupa Alexa Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Harvey Darian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Facebook dikabarkan tengah membuat sebuah perangkat asisten pribadi berupa suara mirip AlexaSiri dan Google Assistant.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Facebook disebut telah bekerja secara intensif sejak awal 2018 lalu. Kemunculan divisi Augmented Reality (AR) dan tim yang bekerja pada perangkat keras termasuk mengerjakan headset virtual Oculus memperkuat kabar tersebut.

Tim yang berbasis di Redmond, Washington, AS itu telah mempelopori upaya untuk membangun asisten dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AR) yang baru.



Kabar yang pertama kali dilaporkan CNBC ini juga mencatat Facebook telah menunjuk Ira Snyder untuk mengkomandoi divisi Augmented Reality (AR) dan Facebook Assistant. Snyder dan rekannya dikabarkan telah menghubungi vendor dalam yang memasok speaker pintar.

Jika kabar ini terbukti benar, Facebook akan menghadapi persaingan ketat untuk membendung Amazon dan Google. Kedua perusahaan teknologi raksasa itu sudah jauh di depan untuk bisnis speaker pintar di AS dengan kontribusi pendapatan sebesar 67 persen bagi Amazon dan Google sebesar 30 persen.

Menyoal kemunculan asisten berbasis digital, Facebook sebelunya memperkenalkan sebuah fitur bernama Facebook Portal Video. Fitur ini membantu pengguna mendapatkan teman baru berbasis digital. Sementara headset Oculus dikabarkan bakal menjadi perangkat andalan bagi Facebook.


Sebelumnya pada 2015 lalu, Facebook juga memperkenalkan asisten berbasis AI bernama 'M' untuk aplikasi Messenger. Diberitakan Digital Trends, asisten digital 'M' berfungsi menerjemahkan percakapan dan menghubungkan pengguna dengan berbagai aplikasi ketiga seperti Spotify dan Food Network jika memerintahkannya untuk memutar lagu atau mencari resep makanan.

Namun, Facebook harus mengubur asa kemunculan 'M' dalam rupa perangkat keras karena proyek ini sangat bergantung pada bantuan manusia dan tidak mendapatkan daya tarik dari penggunanya. (din/evn)