Managing director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan pihaknya menyiapkan fitur tersebut untuk memberi keamanan dan kenyamanan bagi penumpang perempuan.
"Nanti saat kami mengalokasikan driver semaksimal mungkin berdasarkan situasi dan kondisi, kalau bisa penumpang perempuan dan ingin pengemudinya perempuan akan coba kita carikan," terang Neneng kepada awak media di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Neneng menerangkan jika alasan keamanan bagi penumpang dan pengemudi pemnjadi alasan di balik kemunculan fitur ini.
"Sebenarnya kalau bisa kami akan supaya lebih aman karena masalah aman dari kedua belah pihak jadi setiap orang juga merasa aman," tutur Neneng.
Neneng hanya memastikan fitur keamanan barunya itu akan dirilis secara resmi pada Juni atau Juli mendatang.
Menyoal keamanan, Grab sudah meluncurkan dua fitur keamanan terbaru untuk penggunannya yaitu layanan telepon cuma-cuma atau Free Call VoIP dan pengenalan wajah bagi pelanggan (passenger selfie verification).
Fitur Free Call VoIP ini memungkinkan pengguna melakukan panggilan telepon antar penumpang dan pengemudi tanpa terkena biaya. Sementara fitur pengenalan wajah bagi pelanggan (passenger selfie verification) untuk proses verifikasi identitas pengguna saat pertama kali menggunakan aplikasi melalui swafoto (din/evn)