Indosat Ooredoo
Indosat mematikan akan menambah kapasitas baru untuk jaringan 4G Plus untuk menyambut Ramadan dan Idul FItri. Anak perusahaan Ooredoo ini telah meningkatkan kapasitas data menjadi 18,4 TB/hari. Kapasitas data yang disiapkan ini untuk memenuhi puncak kenaikan trafik data yang diprediksi terjadi peningkatan sebesar 15 hingga 20 persen.
Selain itu, Indosat Ooredoo telah menyiapkan kapasitas layanan SMS hingga 975 juta Erlang/hari dan kapasitas layanan suara sebesar 37 juta Erlang/hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau Indosat punya 900 GHz, di 1800 MHz ada di 2100 MHz. Dengan cara agregation itu [frekuensj] bisa digabung menjadi satu, akhirnya menjadi lebih efisien dan kapasitasnya besar," pungkas Kustanto kepada awak media di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (25/4).
Sementara itu, untuk menghadapi lonjakan akses XL mengerahkan 50 mobile BTS dan 10 ribu BTS di jalur mudik, tujuan mudik, dan tempat wisata yang ramai dikunjungi saat libur Lebaran. Disamping itu, XL juga menignkatkan kapasitasn keselurhan terutama pada radio akses (RAN) di 1.700 BTS, 250 jalur hop transport, dan Sistem Utama Core (GGSN) paket data.
Khusus untuk Pulau Jawa yakni tol Trans Jawa atau alur kereta api Jakarta-Surabaya dipastikan sudah mendukung jaringan 4G LTE. Sedangkan jalan raya non tol pantai Utara Jawa dari Jakarta hingga Surabaya telah diselimuti layanan 4G LTE hingga sekitar 95 persen, dan jalur non-tol Pantai Selatan mencapai 90 persen.
Lihat juga:XL Axiata akan Matikan Jaringan 2G |
Xl memprediksi trafik layanan data akan mendominasi Ramadan dan libur Lebaran meningkat 30 persen dari trafik data di hari biasa yang sejauh ini mencapai 9.300 TB. Sekedar perbandingan, pada periode Ramadan-Lebaran 2018 total trafik data mencapai 7.000 terabyte.
Smartfren
Senada sengan XL dan Indosat, Smartfren juga memprediksi peningkatan trafik data sebanyak 30 persen saat Ramadan dan Lebaran. VP Technology Relations and Special Project Smartfren Munir Syahda Prabowo mengatakan pada tahun-tahun sebelumnya hanya terjadi peningkatan sebesar 15 hingga 25 persen.
"Kami juga memprediksi kenaikan traffic di bulan Ramadan tahun ini akan terjadi mulai pukul 16.00 - 01.00 WIB, selain sosial media dan aplikasi streaming baik musik dan video. Tahun ini kenaikan trafik juga akan disumbang dari para gamers,"ujar Munir. (jnp/din)