IIMS 2019

Honda Punya Asa pada Motor Listrik Gesits

ray, CNN Indonesia | Senin, 29/04/2019 10:00 WIB
Honda Punya Asa pada Motor Listrik Gesits Motor listrik Gesits diluncurkan di IIMS 2019 yang berlangsung di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, pada Kamis (25/4). (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Pemasaran Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya menyambut baik peluncuran motor listrik Gesits yang dilakukan di Indonesia International Motor Show (IIMS) di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Motor ramah lingkungan Gesits menambah pilihan berkendara konsumen di segmen motor listrik setelah Viar. Peluncuran Gesits dan Viar diharapkan bisa mempercepat pengumuman regulasi LCEV serta pembangunan infrastruktur penunjang.

"Jadi harapannya bagaimana membentuk regulasi dan infrastruktur yang baik khususnya buat konsumen dan masyarakat," kata Thomas di Kemayoran, Jakarta Pusat.


Thomas menyatakan Honda sebagai pemain otomotif terbesar di Indonesia tentu tidak ingin ketinggalan masuk ke era sepeda motor listrik.

Sesuai arah pemerintah mengenai 'elektrifikasi', Honda telah menyiapkan strateginya. Namun menurut Thomas tetap pada akhirnya kepastian soal regulasi paling dinanti sebelum benar-benar menjual motor listrik.

"Nah tentu ini kami juga sama-sama ingin menunggu pemerintah terkait peraturan atau regulasi dan infrastruktur," ungkapnya.

Di Indonesia Honda sebetulnya sudah mulai menggoda konsumen melalui dua sepeda motor listrik, antaranya PCX hibrida dan murni listrik. Khusus PCX listrik hanya untuk kebutuhan pasar fleet atau pembeli borongan dengan sistem sewa Rp2 juta per bulan.

Sementara PCX hybrid mulai dijual tahun lalu dengan memadukan mesin 150 cc, motor listrik dan baterai. Fungsi motor listrik itu lebih untuk meningkatkan torsi mesin secara spontan sehingga motor lebih agresif. Harga PCX hybrid lebih dari Rp40 juta.

Kompetisi Gesits dan PCX Listrik

Pihak AHM masih mencermati teknologi pada skuter matik listrik yang diproduksi lokal tersebut. Untuk PCX listrik, baterainya bisa diisi ulang dari alat khusus. Untuk memudahkan konsumen, Honda juga menyediakan sistem swap (tukar) baterai jika secara tiga-tiba data habis di jalan.

Sistem swap ini dapat dilakukan di bengkel resmi yang sudah ditunjuk Honda. Untuk saat ini baru tiga cabang Honda di Jakarta yang menyediakan sistem tersebut.

"Jadi kami ya tidak memikirkan dari produk saja, tapi infrastruktur juga," ucap Thomas.

Selain itu Thomas turut menyinggung soal pelayanan jika masyarakat menjadi konsumennya. Jaringan Honda sudah tersebar di seluruh Indonesia yang memudahkan konsumen melakukan servis motor bulanan atau sesuai buku servis.

"Ini (Honda) juga bisa customer care, dan pelayanan mekanik khusus juga. Jadi kami melihat (motor) listrik ini bukan suatu produk yang hanya produk, tapi juga infrastruktur dan pelayanannya kami siapkan kepada konsumen," ucap dia.

Saat disinggung soal harga motor listrik Honda, Thomas belum bisa menyimpulkan terkait harga 'murah' motor ramah lingkungan Honda nanti. Menurut Thomas bahwa AHM tidak fokus bersaing dari segi harga, namun lebih melihat kebutuhan konsumen yang menyangkut teknologi sepeda motor.

Gesits diluncurkan dengan harga Rp24,9 juta off-the-road. Skutik ini menggendong motor listrik berdaya 6,7 tenaga kuda. Motor listrik itu disokong baterai lithium NCM berkapasitas 3 kWh yang diklaim mampu melaju hingga 100 km dengan satu kali pengisian daya.

Satu kali pengisian baterai sampai penuh Gesits membutuhkan waktu tiga sampai empat jam. Motor ini juga dilengkapi double disk brake, suspensi monoshock, LED daytime running light, dan HID projector head lamp. (ryh/mik)