"Saya, juga seluruh rakyat, ikut bergembira bersama para pekerja dan buruh," tulis Presiden, seperti dalam akun Instagramnya, Rabu (1/5).
"Dengan kerja keras, terampil dan produktif, kita harus memastikan bahwa hidup kita hari ini lebih baik dari hari kemarin. Dan, hari esok lebih baik dari hari ini," jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanggal 1 Mei kerap diperingati sebagai Hari Buruh Internasional, atau yang biasa disebut May Day. Pada hari ini, kaum buruh di sejumlah negara berkumpul, dan biasanya meluncurkan aksi unjuk rasa menuntut penegakkan hak-hak buruh.
Pada hari keempat, yakni 4 Mei, unjuk rasa yang tadinya berlangsung damai berangsur menjadi ricuh. Ketika barisan polisi datang dan hendak membubarkan massa, bom tiba-tiba meledak, menewaskan 67 petugas polisi, tujuh di antaranya kemudian tewas.
Untuk menghormati para demonstran yang kala itu menuntut lama kerja delapan jam per hari, Konferensi Sosialis Internasional pada 1889 menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional. (eks/eks)