IIMS 2019

Jangan Takut Salah Posisikan Tuas Transmisi Confero S ACT

mik, CNN Indonesia | Kamis, 02/05/2019 11:35 WIB
Telkomsel IIMS 2019 menjadi peluncuran harga Wuling Confero S ACT. Pengendara yang belum terbiasa tidak butuh waktu lama untuk mengenali kerja transmisinya. Confero S ACT tersedia enam percepatan dan satu gigi mundur. (Foto: CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wuling Indonesia mengumumkan harga varian baru Confero S ACT (Auto Clutch Transmission) di Telkomsel IIMS 2019 dengan harga Rp191,8 juta

Confero S ACT dengan transmisi e-Clutch merupakan janji Wuling untuk meramaikan pasar otomotif dalam negeri segmen low MPV. Namun produk ini bukan sepenuhnya transmisi otomatis, melainkan semi otomatis.

Di segmen low MPV, hampir seluruh model dari setiap merek menyediakan dua pilihan transmisi, yaitu manual dan otomatis. Di kelas ini cuma Confero yang mengenalkan kerja transmisi semi otomatis.


Keberadaan Confero S ACT sempat mengundang tanda tanya dari para pengunjung Telkomsel IIMS yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Untuk diketahui jenis transmisi Confero S ACT jelas berbeda dengan Cortez 1.800 cc yang dijejali i-AMT (Intelligent-Automated Transmission).
Kendati disebut menyimpan transmisi semi otomatis, Wuling Confero S ACT tetap tanpa pedal kopling layaknya mobil matik. Pengendara hanya akan menemukan pedal rem dan gas. Jadi pengendara berkendara layaknya mobil transmisi otomatis kebanyakan.

Keunikannya ketika pengendara harus memindahkan posisi gigi dari tuas persneling tanpa harus menginjak pedal kopling. Ini mengingatkan kita pada sistem kerja 'motor bebek' tanpa kopling. Artinya pengoperasian perpindahan gigi masih dilakukan secara manual.

Pengendara disarankan melakukan perpindahan gigi persneling berdasarkan 'perintah' yang bisa dipantau dari informasi di panel meter. Berdasarkan pengalaman CNNIndonesia.com, pengendara harus memindahkan gigi saat putaran mesin sudah berada di rpm 1.500 sampai 2.000.

Selanjutnya pengemudi siap-siap 'diomelin' ketika salah masuk gigi. Ini karena teknologi komputerisasi pada mobil ini cukup agresif ketika mendapati pengendara salah menempatkan gigi persneling. Pengendara yang salah menempatkan gigi, sebagai peringatan dan akan berbunyi "tit tit tit".
Bagi pengendara yang belum terbiasa tidak butuh waktu lama untuk mengenali kerja transmisi semi otomatis pada Confero S ACT.

Mesin 1.500 cc yang tersimpan pada Confero S ACT tersedia enam percepatan dan satu gigi mundur. Hal menarik lain saat proses perpindahan tuas transmisi ke gigi mundur. Caranya geser tuas ke posisi paling kiri, kemudian tarik pin ke atas menggunakan dua jari di tuas dan arahkan maju ke depan.

Product Planning Wuling Motors Danang Wiratmoko mengklaim transmisi e-Clutch yang merupakan teknologi buatan Schaeffler minim perawatan, sebab modelnya mirip dengan transmisi manual konvensional.

"Tidak perlu perawatan khusus untuk Auto Clutch Transmission. Servis dan ganti pelumas secara rutin saja cukup," tutup Danang.

[Gambas:Video CNN] (mik)




BACA JUGA