Awalnya Grab membuat fitur chat ini untuk mengurangi hambatan komunikasi antara pengemudi dan pengguna karena mesti dilakukan lewat SMS atau telepon. Belakangan ditambahkan juga fitur translasi pada layanan ini.
Fitur penerjemahan bahasa dari Grab ini menggunakan layanan Google Translate, seperti tertulis dalam aplikasi chat tersebut. Sehingga penerjemahan bisa dilakukan otomatis begitu perbincangan dikirim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Tapi, tak jarang netizen yang mengabadikan terjemahan "ngaco" tapi lucu itu, seperti diposkan oleh akun @freewili_ berikut.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Seringkali terjemahan otomatis ini juga menerjemahkan secara harafiah.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Terjemahan "ngaco" ini juga ada yang menerjemahkan bahasa Indonesia menjadi bahasa Jawa.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Setelah menambahkan fitur penerjemahan otomatis, Grab juga menambahkan fitur agar pengguna dan pengemudi bisa saling berbagi foto.
Jika Grab sudah memperkenalkan fitur ini sejak 2016, Gojek baru meluncurkan fitur chat baru-baru ini. Bedanya fitur chat Gojek tidak memiliki fitur penerjemahan. Bedanya, pengguna bisa berbagi tagihan lewat Gopay di fitur chat Gojek. (eks)