Melalui laman resmi Samsung, Wakil Presiden Eksekutif Bisnis Sensor Samsung Electronics Yongin Park mengatakan bahwa dua sensor kamera terbaru mereka itu didukung dengan piksel berukuran 0,8 mikrometer.
"Dengan lebih banyak piksel dan teknologi piksel yang canggih, Samsung ISOCELL Bright GW1 dan GM2 akan membawa tingkat fotografi baru ke perangkat seluler paling keren saat ini yang akan meningkatkan dan membantu mengubah cara pandang kita dalam mendokumentasikan kehidupan sehari-hari," tulis Yongin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ISOCELL Bright GW1 masuk dalam jajaran sensor 0,8 mikrometer Samsung. Sensor ini menggunakan teknologi tetracell dengan algoritma Remosaic. Serupa dengan teknologi tetracell yang menggabungkan empat piksel 12 MP menjadi sensor 48 MP. Sensor 64 MP ini juga menggabungkan empat piksel 16 MP.
Sensor gambar GW1 didukung dengan High Dynamic Range (HDR) secara real time hingga 100-desibel (dB) yang memberikan kesan warna lebih kaya. Sebagai perbandingan, rentang dinamis dari sensor gambar dikisaran 60dB sedangkan mata manusia mampu memandang suatu objek dengan rentang dinamis 120 dB.
Lihat juga:5 Ponsel dengan Kamera 48 MP di 2019 |
Sedangkan ISOCELL Bright GM2 merupakan sensor gambar sebesar 48MP yang mengadopsi teknologi Tetracell di dalam lingkungan cahaya yang rendah dan algoritma Remosaic. Sensor GM2 serupa dengan GW1 yang juga mengadopsi teknologi Dual Conversion Gain (DGC) dan Super PD untuk autofokus lebih cepat.
Menurut Samsung saat ini ISOCELL Bright GW1 dan GM2 saat ini tengah mengambil beberapa sampel untuk disematkan ke ponsel terbaru mereka dan diperkirakan bakal diproduksi secara masif pada paruh kedua tahun 2019.
Lalu Samsung mengatakan bahwa pihaknya akan mulai memproduksi ISOCELL di kuartal ke-4 tahun 2013, "Sebagai sensor gambar pertama milik Samsung, prosesor S5K4H5YB 8Megapixel akan menggunakan piksel ISOCELL 1,12 mikrometer dengan format optik 1/4 inci. 5K4H5YB saat ini tengah mengambil sampel untuk pelanggan dengan dan diproduksi secara massal di kuartal ke-4 tahun 2013," kata Samsung. (din/eks)