Layar laptop menggunakan panel OLED berukuran 13 inci dengan perbandingan 4:3. Resolusi layarnya 2K atau 1.920x1.080 piksel. Saat dilipat, laptop ini tampak seperti sebuah buku catatan berukuran medium. Laptop ini menggunakan prosesor Intel dengan sistem operasi Windows yang berjalan penuh.
Lenovo berencana untuk mulai mengapalkan produk ini tahun depan. Sehingga diperkirakan laptop ini akan menggunakan SoC Lakefield berbasis inti Sunny Cove. Lenovo juga menempatkan dua port USB-C di bagian sisi laptop dan sebuah kamera dengan inframerah. Namun, Lenovo tidak mengungkap berapa ketahanan baterai perangkat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menggunakan kibor virtual, Lenovo juga berencana untuk memasangkan perangkat yang belum diberi nama ini dengan kibor fisik yang dihubungkan dengan bluetooth. Layar bisa ditegakkan dengan penopang dibagian belakang. Tampilannya serupa dengan komputer desktop all-in-one mini. Selain kibor, Lenovo juga melengkapi laptop ini dengan stylus milik Wacom.
Lihat juga:Biaya PC Lawas Lebih Mahal dari PC Baru |
Isu soal Lenovo menjalin kerjasama dengan LG untuk membuat layar lipat menggunakan layar OLED yang fleksibel sudah terdengar sejak Oktober tahun lalu. Tak cuma Lenovo, akhir tahun lalu petinggi Samsung, Vice President of PC marketing Lee Samsung, Min-cheol, juga sesumbar menyebut kalau mereka akan meluncurkan laptop dengan layar yang bisa dilipat tahun ini. Beberapa bocoran juga menyebut kalau Microsoft pun tengah mengembangkan Surface dengan layar fleksibel serupa.
(eks/eks)