Tips Otomotif

Banyak Penipu, Hati-hati Beli Mobil Bekas untuk Mudik

ray, CNN Indonesia | Jumat, 17/05/2019 10:33 WIB
Banyak Penipu, Hati-hati Beli Mobil Bekas untuk Mudik Mobil bekas masih menjadi favorit masyarakat digunakan saat musim mudik Lebaran. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi Anda yang ingin membeli mobil bekas (mobkas) untuk perjalanan mudik tentu harus berhati-hati. Jangan sampai perjalanan mudik bersama keluarga yang menggembirakan berubah menjadi petaka.

Masyarakat yang memilih menggunakan kendaraan bekas untuk mudik butuh kejelian saat membelinya. Jangan tergiur dengan harga murah, namun kondisi mobil yang diinginkan tidak sesuai harapan. Berikut cara cermat membeli mobil bekas agar tidak menjadi korban penjual mobkas nakal.

Periksa bodi mobil


Apakah mobil yang kita pilih pernah mengalami tabrakan. Sebaiknya cek segala sisinya. Perhatikan warna catnya sebab mobil yang pernah mengalami kecelakaan dan sudah diperbaiki, warnanya berbeda dari yang orisinal.

Periksa juga apakah ada bekas jamur atau gejala pernah terendam air atau korban banjir. Perhatikan juga bagian lampu, apakah ada yang pecah dan bisa menyala dengan baik, atau bahkan malah lampu sudah tidak menyala.

Cek eksterior interior

Coba tengok ke bagian bawah mobil, pastikan tidak ada bagian yang berkarat dan keropos. Lihat juga kondisi ban, apakah masih baik atau sudah harus diganti baru. Beberapa sektor interior, seperti AC, dashboard, jok, serta kualitas sistem audio juga bisa kita rasakan sebelum membeli.

Periksa mesin

Ini paling utama. Calon pembeli harus mengetahui bahwa mesin masih 'sehat'. Ingat, jangan membeli mobil bekas dengan keadaan mesin sudah bocor serta aliran olinya juga sudah tak beraturan.

Jika keadaan mesin sudah tidak baik, tentunya akan menambah biaya perbaikannya kelak.

Kelengkapan surat

Pastikan keaslian BPKB dan STNK. Perhatikan hal yang menyangkut legalitas calon kendaraan Anda dengan benar secara teliti. Hal ini untuk mencegah peredaran mobil bekas hasil curian atau kasus kejahatan lainnya.

Paling aman, kita bisa mengecek surat-surat tersebut di Samsat sesuai domisili kendaraan. Jika sudah terbukti asli, maka kita akan dimudahkan untuk mengurus balik nama serta administrasi lainnya.

Uji kemudi

Agar lebih yakin, sebagai calon pembeli kita harus mencoba mobil itu. Dengan begitu, kita bisa mengetahui langsung kondisi performa mesin maupun pengendaliannya. (ryh/mik)