"Nah sampai saat ini belum ada rencana kami dalam waktu dekat untuk memasarkan bus listrik di Indonesia," kata Direktur Sales & Marketing Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Duljatmono di Jakarta, Kamis (16/5) malam.
Wacana investasi kendaraan komersial listrik jenis bus sudah terdengar dari pabrikan otomotif asal China, BYD. Informasi tersebut didengungkan oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pria akrab disapa Momon itu, menghadirkan kendaraan listrik pada jajaran line up Mitsubishi Fuso di Tanah Air merupakan kebijakan langsung dari prinsipal di Jepang. Namun hingga kini hal tersebut belum menjadi pembahasan untuk pasar otomotif Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prinsipal Mitsubishi Fuso bus and truk corporation dengan Daimler, teknologi memang sudah maju. Tapi itu kan tergantung policy mereka melihat pasarnya bagaimana," ujar Momon.
Duljatmono menambahkan visibilitas bus dan truk listrik Mitsubishi Fuso dipasarkan di Indonesia jika pasar kendaraan komersial bertenaga listrik sudah terbentuk diikuti regulasi yang jelas.
"Jadi perlu persiapan seperti ada regulasi dan infrastruktur. Makanya saya tidak bisa menyebutkan bakal berapa tahun lagi, saya belum bisa bicara," tutup Duljatmono. (ryh/mik)