Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin menerangkan jika badai matahari yang terjadi hari ini tidak berbahaya karena kekuatannya lemah.
Disamping itu, ia juga mengatakan jika tak ada dampak signifikan dari badai matahari yang menyambangi Bumi. Sebaliknya, justru dampak matahari memberi pemandangan indah di langit Kutub Utara dan Amerika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemandangan aurora yang indah sebagai dampak terjadinya badai matahari terlihat di langit Amerikamulai Sabtu (18/5) dini hari di Montana, Dakota Utara dan Minnesota. Pemandangan serupa diprediksi bakal terlihat di Rusia bagian tengah, Finlandia, Swedia dan Norwegia, serta Skotlandia bagian paling utara.
Lihat juga:Peneliti Rekam Gempa Pertama di Mars |
Badai matahari sebenarnya sebuah peristiwa alam yang normal terjadi. Peristiwa ini terjadi karena ada aktivitas pelontara massa korona di Matahari akibat adanya interaksi dengan medan magnet hingga mengakibatkan gangguan sementara pada lapisan magnetosfer.
[Gambas:Video CNN] (evn)