Ia bersikukuh bahwa kelebihan populasi di alam semesta membawa kesengsaraan karena sumber daya di seluruh dunia tidak dapat memenuhi kebutuhan bagi makhluk hidup.
Peneliti Fisika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yudi Darma mencoba untuk mengkaji asumsi Thanos. Asumsi yang dikaji adalah niat Thanos untuk menghabisi 50 persen populasi di alam semesta, demi menyelamatkan makhluk hidup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya, Yudi mengatakan saat ini populasi dunia sekitar 7,6 miliar orang. Artinya saat Thanos menjentikan jari, 3,8 miliar orang lenyap dan tersisa 3,8 miliar orang.
Yudi juga mengatakan lenyapnya manusia bisa memberikan dampak kematian pada manusia yang tidak lenyap. Yudi berasumsi bahwa ada sekitar 10 persen kendaraan yang dipakai saat Thanos melenyapkan manusia.
"Jika Anda mengasumsikan hanya satu persen dari pengemudi yang masih hidup di jalan, maka mobil yang tiba-tiba tanpa pengemudi, itu menyebabkan tambahan setengah juta kematian," ujar Yudi.
"Misalnya, spesies yang dapat bereproduksi dengan cepat kemungkinan akan dapat kembali ke tingkat populasi saat ini dengan cepat, sementara spesies yang bereproduksi lebih lambat bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih, atau gagal pulih sepenuhnya," kata Yudi. (jnp/eks)