Staf Khusus Menteri Kominfo Bidang PMO dan Ekonomi Digital Lis Sutjiati mengatakan tujuh masalah utama e-commerce di antaranya mengenai pendanaan, kecepatan internet, pajak, hingga perlindungan data pribadi.
"Kecepatan internet Indonesia [...] itu lelet tuh. Selanjutnya kita melihat bagaimana customer protection (perlindungan konsumen), sama cyber security (keamanan siber). Sudah gitu kita juga melihat logistik. Logistik di Indonesia itu paling mahal di dunia," kata Lis saat jumpa pers 'Gerakan Nasional 1000++ Startup Digital', di kantor Kominfo, Senin (20/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kominfo Siapkan Pembinaan Startup Bertahap |
"Pajak juga menjadi masalah. Masa e-commerce baru tumbuh itu sudah kena pajak. Bisa mati dia. Jadi bagaimana kita harus merubah ini," kata Lis.
"Kita lihat dari tujuh isu itu, itu bukan masalah Kominfo saja, ada 18 kementerian dari kabinetnya Jokowi kemarin yang terlibat dalam permasalahan itu," kata Lis.
Masalah dan solusi ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2017 tentang Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (Road Map e-Commerce) Tahun 2017-2019.
"Kemudian kami memformulasikan bersama pemain ekosistem. Jadi solusinya bukan dari Kominfo atau pemerintah. Pemerintah pasti ketinggalan. Dengan bekerja sama dengan mereka keluarlah 31 inisiatif yang menjadi Perpres Nomor 74 2017," kata Lis. (jnp/eks)