PR Manager Vivo Indonesia Tyas Rarasmurti mengatakan pihaknya bangga karena Vivo menjadi merek perangkat yang dipertimbangkan oleh masyarakat untuk digunakan sehari-hari.
"Kalau untuk kami sebenarnya itu hal yang membanggakan dan positif karena kita masih baru dan masih sangat kecil, belum besar seperti yang lain," kata Tyas dalam acara jumpa pers dengan awak media di Jakarta, Jumat (17/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus melakukan apresiasi karena mereka sudah lakukan riset dan Vivo itu sudah 7,5 persen. Artinya kami sudah menjadi pertimbangan memilih Vivo sebagai perangkat," ungkap Tyas.
"Sebenarnya kalau merasa puas nanti kita tidak bisa berkembang lagi ya. Kami harap akan semakin banyak orang yang menggunakan Vivo seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna internet," kata Tyas.
Pada peringkat kedua dan tiga diduduki oleh vendor asal China, yakni Oppo (18 persen) dan Xiaomi (17,7 persen). Pada urutan keempat hingga ketujuh ditempati oleh Vivo (7,5 persen), Asus (3,2 persen), iPhone (3,1 persen), dan Lenovo (2,4 persen).
Vendor asal Indonesia, Advan berada pada posisi kedelapan dengan angka 1,5 persen. Kendati demikian, APJII tidak mengungkapkan seri ponsel apa yang digunakan oleh para pengguna internet. (jnp/evn)