Suzuki Lempar Kode, Jimny 'Launching' di GIIAS 2019

ryh, CNN Indonesia | Jumat, 24/05/2019 11:05 WIB
Suzuki Lempar Kode, Jimny 'Launching' di GIIAS 2019 Suzuki Jimny. (Foto: Courtesy of Suzuki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda empat dipercaya bakal memanfaatkan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 sebagai tempat peluncuran generasi baru Jimny.

GIIAS yang akan digelar pada 18 - 28 Juli bakal jadi lokasi ketiga Jimny muncul ke hadapan publik. Sebelumnya, Jimny mendebut di Indonesia pada GIIAS 2018 dan dipamerkan juga di Indonesia International Motor Show pada April lalu.

"Jimny sendiri akan diluncurkan dalam waktu dekat. Setelah Lebaran, di event otomotif besar di bulan Juli," kata Direktur Pemasaran SIS Donny Saputra di Jakarta, Kamis (23/5).


Donny menjelaskan biasanya suplai unit mobil baru buat dealer dilakukan dua bulan sebelum peluncuran. Itu menjelaskan penampakan Jimny saat sedang diangkut truk di jalan tol di Jakarta belum lama ini.

"Kalau kami luncurkan di bulan Juli, setidaknya dua bulan sebelumnya sudah kami distribusikan ke dealer," kata dia.

Dipesan Ribuan Unit

Donny belum dapat mengungkap berapa kuota produksi Jimny di Jepang yang diberikan prinsipal untuk Indonesia. Meski begitu dia menyebut pesanan yang sudah diterima SIS buat Jimny telah mencapai ribuan unit sejak mulai dipamerkan di acara otomotif akbar tahun lalu.

"Tapi kami belum bisa umumkan karena belum launching," ucap dia.

Bocoran soal Jimny bukan hanya soal foto tetapi juga terendus dari status Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Diketahui di situs NJKB terdapat kode baru di kolom Suzuki, yakni 6GVX 4X4 AT Rp256 juta dan 6GVX 4X4 MT Rp246 juta. Kode itu diduga kuat milik generasi keempat Jimny.

Berlanjut dari itu, selebaran dengan kop surat SIS terkait patokan harga retail Jimny untuk dealer beredar di internet. Di selebaran itu tertera ada empat varian Jimny, yakni MT Rp315,5 juta, MT (2tone) Rp317,5 juta, AT Rp328 juta, Jimny AT (2tone) Rp330 juta.

Belum ada konfirmasi soal harga itu dari petinggi SIS. Donny mengatakan semua informasi resmi akan diungkap saat peluncuran.

Peluang Jimny 4X4 Lebih Murah

Donny membenarkan pihaknya tengah berupaya meyakinkan prinsipal agar Jimny bisa dirakit lokal. Ia mengatakan banyak keuntungan jika bisa melokalisasi, salah satunya harga lebih murah.

Donny mengatakan sebelum melokalisasi Jimny, Suzuki juga masih menunggu terbitnya aturan perpajakan baru dari pemerintah. Seperti diketahui pemerintah saat ini belum juga meluncurkan aturan pajak kendaraan berdasarkan emisi, meski bocorannya sudah sempat diumumkan dalam rapat DPR.

"Jimny 4X4, mungkin kalau ada aturan baru bisa murah. Biaya impor lain kami tidak akan kami tanggung lagi. Jadi banyak pilihan, apakah nanti akan lari ke pengurangan harga, atau penambahan fitur," kata Donny.

Deputy Executive General Manager Suzuki Motor Corporation (SMC) untuk wilayah Asia Shuji Oishi sebelumnya mengatakan bahwa Indonesia memang negara yang tepat memproduksi Jimny. Saat ini hanya Jepang yang merakit mobil itu.

Oishi menilai Jimny tepat dirakit di Indonesia karena sejarah mobil itu erat dengan Tanah Air. Menurut dia prinsipal telah membuka jalan jika Indonesia ingin menjadi basis perakitan Jimny.

"Tidak negara lain, Indonesia dululah. Karena dulu itu ada Katana dan mesin Ertiga dan Carry asal Indonesia sekarang kan sama dengan Jimny, K-15B," kata Oishi. (ryh/fea)