Tips Otomotif

Strategi Mudik Biar Tak Masuk Situasi 'Serba Salah'

fea, CNN Indonesia | Minggu, 26/05/2019 15:43 WIB
Strategi Mudik Biar Tak Masuk Situasi 'Serba Salah' Sopir di jalan tol cenderung lebih rileks dibanding jalan biasa, sebab itu kemungkinan lengah untuk mengantisipasi mobil berhenti di bahu jalan lebih besar. (Foto: ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mudik bukanlah aktivitas yang bisa dilakukan sembarangan, setiap pemudik mesti punya strategi persiapan biar tidak masuk ke situasi 'serba salah'. Salah satu skenario demikian yaitu tidak bisa menepi untuk istirahat padahal mata sudah meredup karena kantuk.

Contohnya bila kejadian itu terjadi di jalan tol, tempat istirahat masih jauh, dan tidak ada sopir pengganti. Bila Anda masuk situasi serba salah seperti itu, kemungkinan mudik Anda kurang persiapan.

Jusri Pulubuhu Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting menjelaskan pada skenario demikian, berhenti di bahu jalan untuk istirahat bukan pilihan sebab selain dilarang hal itu juga dinilai berbahaya buat diri sendiri dan orang lain.


Dia mengatakan sopir di jalan tol cenderung lebih rileks dibanding jalan biasa, sebab itu kemungkinan lengah untuk mengantisipasi mobil berhenti di bahu jalan lebih besar.

Bila letih atau kantuk datang namun mampir bukan pilihan, Jusri menyebut sopir bisa melakukan berbagai hal yang stimulus otak biar terjaga. Paling sederhana, jelas dia, mencoba berpikir dan membaca situasi sekitar.

"Misalnya, ada mobil di sebelah kanan, pikirkan warnanya merah, lalu pahami kalau sopir mobil itu bisa saja juga mengantuk pada saat yang sama. Perhatikan juga blind spot (titik buta)," ucap Jusri saat dihubungi pada Minggu (26/5).

Selain itu, cara sederhana lainnya sebagai solusi yakni melambatkan kecepatan sampai batas terbawah lalu membuka sebagian kaca. Tujuannya, kata Jusri, agar udara di kabin tersirkulasi.

"Udara yang masuk itu akan membuat sedikit kebugaran, rasa fresh yang berbeda. Bisa juga sopir melakukan gerakan relaksasi, misalnya memegang setir sambil maju-mundur dada, kepala digoyang-goyang," kata Jusri.

Bila sopir tidak puasa, solusi sementara yang bisa bikin konsentrasi tetap terjaga yakni memakan permen, memutar lagu kesukaan, dan melakukan gerakan-gerakan yang bikin otak tetap terstimulus.

"Sebenarnya bila tidak mau masuk ke situasi itu, kita mesti persiapan pra perjalanan seperti memiliki kualitas tidur yang baik, merencanakan rute, mengetahui tempat peristirahatan," ucap Jusri. (fea/mik)