Taksi Listrik Mulai Beroperasi di Bandara Soetta

ray, CNN Indonesia | Jumat, 31/05/2019 22:13 WIB
Taksi Listrik Mulai Beroperasi di Bandara Soetta Bluebird menunjukkan komitmennya dalam merealisasikan kehadiran kendaraan listrik untuk melayani para pelanggan dan masyarakat dengan bersinergi dengan PT Angkasa Pura II. (Foto: Dok. Bluebird)
Jakarta, CNN Indonesia -- Blue Bird menjalin kerja sama dengan pihak Angkasa Pura II untuk pengadaan armada taksi listrik di Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Taksi listrik Blue Bird tersebut sudah bisa mulai melayani masyarakat per hari ini, Jumat (31/5).

Taksi listrik Blue Bird menjadi kendaraan kedua setelah sebelumnya bus listrik buatan Mobil Anak Bangsa (MAB) melayani penumpang di bandar udara Soekarno-Hatta yang diresmikan delapan bulan lalu.

MAB hanya sebatas uji coba tahap pertama sebagai bahan evaluasi memastikan bus layak untuk digunakan melayani para penumpang di bandar udara Soetta.


"Kami bangga dapat bersama dengan Angkasa Pura II memperkenalkan kendaraan listrik Bluebird kepada khalayak serta menawarkan pengalaman unik dalam bepergian dengan kendaraan listrik," kata Direktur Utama Blue Bird Noni Purnomo melalui keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (31/5).

Noni mengatakan bahwa visi antar kedua perusahaan sudah sepaham di mana masing-masing mendukung pelestarian lingkungan. Taksi ini juga diharapkan memberi peran kepada Terminal 3 sebagai Eco Airport.

Presiden Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan taksi listrik semakin menegaskan konsep eco airport di Terminal 3 Soekarno-Hatta.

Adapun saat ini Terminal 3 telah mengimplementasikan Intelligence Building Management System, di mana teknologi tersebut menjaga agar Terminal 3 beroperasi sebagai eco airport dengan mengatur pengeluaran air, penggunaan listrik, dan sebagainya.

"Kerja sama antara AP II dan Blue Bird dalam menghadirkan taksi listrik ini diharapkan dapat menjadi stimulus agar konsep eco airport dapat menyentuh lebih luas lagi ke sektor lainnya di Bandara Soekarno-Hatta," ujar Awaluddin.

Pada akhir April 2019, Blue Bird telah meluncurkan mobil listrik sebagai armada terbarunya untuk layanan Bluebird dan Silverbird menggunakan BYD e6 dan Tesla Model X 75D pada Silverbird. Jika ditotal, seluruh armada listrik nilainya mencapai Rp40 miliar.

Rencana ke depan dari perusahaan taksi ini dapat mengoperasikan 200 mobil listrik hingga 2020, di mana perusahaan akan mampu menghilangkan 434,095 kg emisi CO2 atau konsumsi BBM sebanyak 1.898.182 liter.

Sedangkan dengan penambahan 2.000 unit mobil listrik pada periode 2020-2025 diklaim akan mampu menghilangkan 21.704.760 kg emisi CO2 atau setara dengan konsumsi BBM sebanyak 94.909.091 liter. (ryh/mik)