"Sangat luar biasa melihat bukti saintifik dari masa lalu berhasil dipulihkan. Astronom selalu tekun untuk membuat teknologi baru tak terkecuali untuk pelopor kita seabad yang lalu," kata Mike Cruise, presiden Royal Astronomical Society.
Adalah Julius Berkowski yang pertama kali merekam peristiwa tersebut pada 1851 di Royal Observatory Koningsbert, Prusia. Saat ini wilayah tersebut dikenal sebagai Kaliningrad, Rusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pada 1900, teknologi merekam film mulai bisa dilakukan. Perekaman film pendek dilakukan dengan merangkai beberapa foto yang sudah ditangkap. Nevil Maskelyne, menjadi orang pertama yang membuat film gerhana matahari total.
Namun, ia tak menyerah dan mencobanya lagi. Ia menanam adaptor teleskop pada kameranya dan berhasil memotret momen sebelum, saat, dan setelah gerhana. Maskelyne sangat antusias menggunakan fotografi untuk kemajuan ilmu pengetahuan. Ia percaya foto-fotonya bisa membantu para ilmuwan.
Saat ini foto-foto itu berhasil diarsipkan oleh Komunitas Royal Astronomical. Film ini dipercaya menjadi satu-satunya film Maskelyne yang berhasil diselamatkan, seperti dikutip The Register.
[Gambas:Youtube] (eks/eks)