Dilansir dari Guardian, Jupiter akan mencapai posisi terdekatnya dengan Bumi tahun ini. Konfigurasi ini dikenal sebagai oposisi, karena matahari berhadapan langsung dengan planet di langit.
Saat hal tersebut terjadi, planet mencapai ketinggian tertinggi sekitar tengah malam. Namun, untuk posisi tertinggi ini, mungkin akan mengalami sedikit kesulitan bagi banyak pengamat di Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Planet terbesar sistem tata surya ini akan terlihat seperti permata yang indah dan terang walau dengan mata telanjang, tapi akan terlihat fantastis melalui teropong atau teleskop kecil, yang akan memungkinkan Anda untuk melihat empat bulan terbesarnya," tulis badan ruang angkasa ini di laman resminya.
Dari tanggal 14 sampai 19 Juni, Anda bisa melihat 'susunan indah' bulan, Jupiter, dan Saturnus yang berubah setiap malam saat bulan mengorbit bumi.
"Ketika Anda sedang mengagumi trio ini, Anda akan melihat sebuah pergerakan yang rapi hanya hanya dengan memperhatikan pergerakan bulan dari malam ke malam." (age)