Tips Otomotif

Rogoh Rp69 Ribu untuk 21 Titik Pengecekan Mobil Pasca Mudik

ray, CNN Indonesia | Selasa, 11/06/2019 17:23 WIB
Rogoh Rp69 Ribu untuk 21 Titik Pengecekan Mobil Pasca Mudik Ilustrasi bengkel mobil. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemudik mobil pribadi dihadapkan dengan kondisi jalan tidak biasa dengan jarak tempuh mencapai ratusan bahkan ribuan kilometer (km). Dalam kondisi itu mobil pribadi 'disiksa' menghadapi berbagai kondisi jalan.

Oleh karena itu selepas mudik, ritual yang harus dilakukan pemudik mobil pribadi yaitu bergegas ke bengkel untuk melakukan pengecekan ringan. Hal ini diperlukan sebagai antisipasi kerusakan yang timbul akibat perjalanan panjang.

Kepala Bengkel Daihatsu Pangeran Jayakarta Dolf Valentino mengatakan ada 21 titik pengecekan mobil pasca mudik lebaran, terutama pada komponen-komponen vital kendaraan. Dari proses pengecekan akan didapat rekomendasi komponen yang akan mendapat perawatan atau penggantian.


"Dari pengecekan 21 item itu akan keluar rekomendasi berupa inspection report ke pelanggan," kata Dolf melalui pesan singkat, Selasa (11/6).

Ia menjelaskan 21 pengecekan itu meliputi berbagai komponen mulai saringan udara, baterai (aki), lampu, klakson, wiper, washer, pedal kopling, pedal rem, dan rem parkir.

Selain itu pengecekan juga dilakukan untuk mengetahui volume minyak rem, air radiator, tali kipas, oli mesin, temperatur AC, baut pada roda, test drive dan lain-lain untuk mengetahui apakah ada getaran yang terasa pada mobil pasca menempuh perjalanan jauh.

Ia mengatakan pengecekan tersebut tidak terlalu menguras kantong. Pada bengkel resmi Daihatsu, pengecekan hanya dikenakan biaya sebesar Rp69 ribu.

"Ini untuk mengetahui apakah ada atau tidaknya kerusakan saat selepas mudik. Ya Daihatsu Anda bisa terdeteksi dari kerusakan yang lebih fatal ke depannya atau dapat mempengaruhi sistem safety di kendaraan itu," ujarnya.

Dolf menambahkan biasanya pengecekan seperti itu biasa dilakukan bagi mobil yang dipakai mudik dengan jarak tempuh mencapai ribuan km.

"Kalau berdasarkan kilometer ya 1.000-2.000 km dengan pemakaian yang cukup jauh non-stop atau lain hal, juga banyak ketemu macet dan sebagainya," tutup Dolf.

[Gambas:Video CNN] (ryh/mik)