Kopling merupakan sistem kerja penghubung dua komponen mobil lainnya yang berputar, yaitu crankshaft pada mesin dan gearbox (transmisi) yang berhubungan dengan roda penggerak. Berdasarkan itu, kopling berperan mengalirkan tenaga dari mesin ke roda penggerak agar mobil mendapatkan torsi dan kecepatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Injak dan Lepas Pedal Kopling dengan Kasar
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penting buat pengemudi menentukan kapan waktu yang tepat proses injak dan lepas pedal kopling dengan mulus agar kerja kopling tidak terlalu berat.
2. Setengah Kopling
Injak setengah pedal kopling sebenarnya merugikan komponen sebab kopling bergesekan namun transfer tenaga ke roda tidak dalam kondisi maksimal. Dari pandangan usia pakai komponen, kebiasaan ini mesti dihindari sebab tidak menguntungkan.
3. Menggantung Kaki pada Pedal Kopling
Menggantung hampir sama bahayanya dengan setengah kopling. Hal ini bikin kopling mengalami gesekan yang tidak perlu.
4. Terlalu Sering Injak Kopling
Menurut Daihatsu dalam website resmi mereka, kebiasaan terlalu sering injak pedal kopling dapat menyebabkan bantalan rilis dan kampas kopling lebih mudah aus. Kebiasaan seperti ini dikatakan sering dilakukan saat tanjakan dan macet.
Lihat juga:Masalah Mobil Bila Sering Start Pakai Gigi 2 |
Melaju menggunakan gigi tinggi namun kecepatan rendah bikin kerja kopling semakin berat dan memungkinkan terjadi selip pada kampas kopling. Hal itu juga terjadi bila pengemudi memilih gigi rendah untuk kecepatan tinggi.
[Gambas:Youtube] (fea)