Perusahaan teknologi asal China ini juga tengah bersiap untuk memotong penjualan ponsel teranyar mereka Honor 20 dari pasaran, seperti dikutip Bloomberg dari sumber yang mengetahui permasalahan ini.
Ponsel itu rencananya akan diluncurkan di beberapa negara Eropa seperti Inggris dan Perancis pada 21 Juni mendatang. Para eksekutif akan memonitor peluncuran tersebut. Namun, mereka mungkin akan mengurangi pengapalan perangkat jika penjualannya jelek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Amerika Serikat (AS) memasukkan Huawei dalam daftar hitam negara tersebut. Karena dimasukkan daftar hitam, maka Huawei tidak bisa berdagang dengan perusahaan di AS dengan alasan keamanan nasional.
Namun, pendiri Huawei Ren Zhengfei menyebut pembatasan ini mungkin akan memperlambat perusahaan mereka, "namun hanya sedikit memengaruhi," pertumbuhan perusahaan. Pelarangan serupa yang diterapkan pada ZTE dan hampir membuat bisnis perusahaan itu hancur. (eks/eks)