Ide Reinkarnasi Hummer Jadi Mobil Listrik

fea, CNN Indonesia | Rabu, 19/06/2019 09:17 WIB
Ide Reinkarnasi Hummer Jadi Mobil Listrik Hummer H3. (Foto: REUTERS/Denis Balibouse)
Jakarta, CNN Indonesia -- Merek milik General Motors (GM) yang khusus menjinakkan mobil militer agar bisa digunakan sipil, Hummer, dilaporkan Bloomberg sedang dipertimbangkan untuk dilahirkan kembali.

Salah satu syarat reinkarnasinya melibatkan teknologi listrik yang bakal menjadikan identitas boros bahan bakar Hummer cuma bagian dari sejarah.

GM diketahui saat ini sedang merangkai peta jalan mereka untuk masuk ke tahap yang dikatakan CEO Marry Barra 'masa depan sepenuhnya listrik'. Hummer, yang pernah menjadi lambang kasta tertinggi SUV GM dipertimbangkan masuk di dalamnya.


Saat ini GM sedang mengembangkan dua proyek besar kendaraan listrik, pertama adalah proyek BEV3 yang akan menghasilkan mobil penumpang seperti crossover, SUV, serta model kecil dan medium. GM mengatakan menyediakan 20 kendaraan listrik pada 2023.

Sedangkan program yang kedua adalah elektrifikasi pikap dan kendaraan besar lainnya, termasuk yang punya kemampuan off-road.

Sumber yang mengerti tentang hal ini mengatakan GM memandang Hummer listrik sebagai skenario 'bagaimana bila' untuk latihan sebelum menentukan model mana yang akan dijadikan mobil listrik.

"Ini besar. Mungkin ada tempat di mana kami pertama bukan hanya truk heavy-duty tetapi ke model yang lebih bergaya dan punya kapabilitas off-road. Masih ada banyak hal yang sangat menarik," kata sumber.

Presiden GM Mark Reuss yang dikonfirmasi terkait hal ini merasa tidak yakin. Meski begitu dia bilang, 'Saya cinta Hummer'.

"Saya tidak yakin. Kami sedang melihat semuanya," ujarnya.

GM pertama kali mengambil alih Hummer pada 1998 atau enam tahun setelah pemilik sebelumnya, AM General, meluncurkan versi sipil Humvee yang dikenal aktif digunakan saat perang. Model itu dinamakan H1, lantas model kedua, H2, lahir pada 2002.

Sebelum seluruh penjualannya dihentikan pada 2010, Hummer kesulitan ikut perkembangan zaman. Bobot H2 terlalu berat buat mencapai batas tes uji bahan bakar dari pemerintah dan pukulan terakhir pada Hummer ketika harga minyak bumi menyentuh US$100 per barrel. (fea)