Rio Dewanto 'Keracunan' Motor Custom

ray, CNN Indonesia | Kamis, 20/06/2019 15:14 WIB
Rio Dewanto 'Keracunan' Motor <i>Custom</i> Rio Dewanto gemar bepergian mengendarai motor custom. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rio Dewanto menaruh perhatian pada dunia modifikasi khususnya roda dua. Bahkan Rio mengaku bahwa kuda besi bukan hanya sebagai alat transportasi untuk keseharian, melainkan juga sudah menjadi penunjang gaya hidup.

Motor custom di Indonesia seperti 'tak ada matinya'. Dari masyarakat biasa sampai Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) gemar dengan motor modifikasi.

"(Motor) saya kalau di bilang sudah bagian dari kehidupan," kata Rio di sela-sela acara Shell Kampanye Libas Tantangan Kita di Jakarta, Rabu (19/6).


Untuk berkendara jarak dekat sekadar mengunjungi lokasi syuting, Rio kerap menggunakan motor custom bergaya chopper kesayangan yang dibangun dari basis mesin Triump TR 62.

Motor custom-nya didesain 'telanjang', atau memperlihatkan rangka dan jok bergaya. Kuda besinya itu dianggap Rio sangat cocok menemani rutinitas keseharian, apalagi untuk menghadapi kondisi lalu lintas Ibu Kota Jakarta yang dikenal macet.

Menurutnya mengendarai motor di Jakarta adalah ide yang tepat untuk mempersingkat waktu perjalanan, seperti saat menghadiri acara menunggangi motor chopper.

"Semua sudah dibikin sendiri termasuk rangkanya," kata Rio.

Keunikan dari motor custom miliknya terletak pada posisi tuas rem yang berada pada kaki sebelah kiri, tak seperti motor yang dijual di Indonesia pada umumnya. Selain itu sistem rem pada motor tersebut juga cuma satu, yaitu di bagian roda belakang.

Selain motor modifikasi, Rio diketahui juga gemar mengoleksi berbagai merek motor. Beberapa koleksi 'moge' suami dari Atika Siholan ini antaranya BMW G 310 GS, Triumph Street Cup bermesin 900 cc, BMW S 1000 XR, dan Triumph Bonneville Bobber.

Pemeran film Filosofi Kopi ini juga menyebut bahwa dirinya merupakan penggemar touring sampai ke pelosok wilayah di Indonesia. Mengendarai sepeda motor, Rio sempat singgah ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan di daerah Gayo, Aceh.

"Motor memang saya pakai harian, tapi sering ikut touring juga sama teman-teman," ucap Rio. (ryh/mik)