Menyoal kekhawatiran keamanan data, Calibra disebut tidak akan membagikan data keuangan pengguna dengan Facebook kecuali dalam kasus terbatas.
Kendati demikian, Calibra tidak memberikan rincian spesifik tentang bagaimana pemisahan data tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota komite perbankan Senat AS Sherrod Brown, mengatakan Facebook belum memberikan keterangan tertulis. Facebook ia sebut 'sudah terlalu besar dan terlalu kuat'.
Pengumuman Libra bertepatan dengan simposium tahunan Bank Sentral Eropa. Pada perhelatan tersebut, Anggota Parlemen Eropa dari Jerman Markus Ferber memperingatkan regulator untuk waspada. Ia khawatir Libra bisa menjadi 'bank bayangan'.
Dalam kesempatan yang sama Gubernur Bank of England Mark Canley, mengatakan Libra dapat membantu orang-orang yang tidak memiliki rekening bank atau inklusi keuangan.
Akan tetapi, Carney terus mengingatkan apabila Libra berhasil maka bisa menjadi 'sistemik instan' dan karenanya harus tunduk pada standar tertinggi regulasi.
Facebook mengatakan Calibra menjadi anak perusahaan yang diatur oleh pemerintah AS, dan mengklaim tidak akan menggunakan data Libra untuk iklan bertarget. Namun, komitmen CEO Facebook Mark Zuckerberg terhadap privasi pengguna telah dicermati
"Meskipun Calibra telah berjanji informasi akun pelanggan tidak akan digunakan untuk menargetkan iklan, catatan Facebook di bagian depan ini menimbulkan keraguan," kata Le Maire seperti dilansir Financial Times.
[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)