Tips Otomotif

Trik 'Nyetir' Motor saat Cuaca Panas

ray, CNN Indonesia | Selasa, 25/06/2019 14:37 WIB
Trik 'Nyetir' Motor saat Cuaca Panas Ilustrasi. (Foto: skeeze/pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Cuaca panas bukan alasan utama masyarakat menghentikan pekerjaan. Kita bisa tetap beraktivitas normal mengemudi sepeda motor dengan melakukan berapa cara. 

Menurut Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, ada beberapa poin yang harus dilakukan pemotor.

Pertama, bagi pemotor yang tidak biasa berkendara saat siang hari dapat mengatur ulang jadwal perjalanannya. Pilih waktu keberangkatan sebelum pukul 10.00. Dalam kondisi tersebut sinar matahari belum terlalu menyengat.


Kedua, pemotor harus memilih perlengkapan berkendara yang nyaman untuk digunakan. Dalam hal ini pengendara harus pintar berpakaian. Usahakan pengendara roda dua memilih jaket dengan pori-pori besar agar tubuh tidak terlalu 'sesak'.

"Suhu panas jangan malah menggunakan jaket yang tebal seperti bahan polar sehingga angin tak masuk," kata Jusri kepada CNNIndonesia.com melalui telepon, Selasa (25/6).

Ketiga, pengendara dapat menggunakan baju berbahan dry fit atau yang mudah kering.

"Jadi pengemudi motor bisa tidak 'masuk angin' dengan menggunakan baju seperti itu karena ketika baju basah, bisa cepat kering," kata dia.

Keempat, pengendara motor harus menggunakan perlengkapan lain untuk penunjang berkendara roda dua seperti sarung tangan hingga masker.

Kelima, pengendara harus waspada gejala dehidrasi atau kekurangan cairan saat berkendara di cuaca panas ekstrem. Jangan sampai konsentrasi hilang akibat tubuh kekurangan cairan saat mengendarai sepeda motor.

"Banyak pengendara saat buang air kecil itu warnanya kuning. Itu gejala dehidrasi. Makanya kita harus sering minum, kalau tidak air putih, sari buah juga bagus untuk cegah dehidrasi," tutup Jusri. (ryh/mik)