Di Pulau Jawa, potensi kekeringan diprediksi terjadi di sebagaian besar Yogyakarta, Jawa Timur (Sampang dan Malang), Jawa Barat (Indramayu), dan Bali (Buleleng).
Status awas terpantau telah mengalami hari tanpa hujan lebih dari 61 hari dan prospek peluang hujan rendah (kurang dari 20 mm per dasarian pada 20 hari mendatang).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Penyebab Fenomena Embun Beku di Dieng |
Musim kemarau saat ini sudah menghampiri utara dan timur Aceh, Sumatera Utara, Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan bagian tenggara, pesisir barat Sulawesi Selatan, pesisir utara Sulawesi Utara, pesisir dalam perairan Sulawesi Tengah, sebagian Maluku, dan Papua bagian selatan.
Curah hujan kriteria menengah diperkrakan terjadi di pesisir Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan bagian barat, Jambi bagian barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah bagian utara, Sulawesi bagian tengah, Papua Barat bagian utara, dan Papua bagian utara.
Sementara curah hujan tinggi dalam 10 hari diperkirakan terjadi di pesisir timur Sulawesi Tengah dan Papua bagian tengah. Anomali iklim global yang terjadi di Samudera Pasifik menunjukkan kondisi El Nino lemah yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober, November, Desember 2019.
[Gambas:Video CNN] (evn)