Tindakan Trump dan jajarannya itu pun menekan Apple dan produsen lain untuk membuat produk mereka di Amerika jika mereka ingin menghindari tarif impor.
Dilansir Reuters, pekan lalu perusahaan meminta pemasok utama mereka untuk menilai implikasi biaya impor sebesar 15 persen menjadi 30 persen dari kapasitas produk mereka dari China ke Asia Tenggara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Prediksi Desain Apple untuk iPhone 11 |
Menurut The Wall Street Journal, permintaan Apple Mac Pro berkurang. Perangkat komputer ini hanya menyumbang kurang dari 10 persen dari total penjualan produk Apple pada 2018.
Lihat juga:Cerita Tangan Dingin Desainer iPhone |
Keputusan Apple untuk memindahkan perakitan perangkat Mac Pro terbaru itu juga bertepatan dengan berakhirnya subsidi pajak yang didapat perusahaan untuk membuat perangkat komputer desktop yang dijalankan oleh produsen Flex Ltd, Texas, AS.
Raksasa teknologi itu juga telah memanfaatkan kontraktor Quanta Computer Inc untuk memproduksi komputer dan tengah meningkatkan produksi perangkat di sebuah pabrik di dekat kota Shanghai. (dhf/eks)