Selain tidak bisa diamati, gerhana matahari total tidak memberikan efek signifikan bagi Indonesia selain peningkatan pasang air laut.
"Gerhana matahari bisa diamati di Pasifik dan Amerika Selatan, tidak teramati di Indonesia dan tidak ada efeknya kecuali efek peningkatan pasang air laut yang biasa terjadi setiap bulan baru," terang Thomas saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (2/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Amerika Selatan dan Chile, Space melaporkan negara-negara tetangga lainnyajuga bisa melihat fenomena gerhana matahari sebagian.
Thomas menerangkan fenomena gerhana matahari terjadi sebanyak tiga kali di tahun 2019. Namun hanya ada satu gerhana matahari yang bisa diamati dari Indonesia.
"Gerhana matahari yang teramati di Indonesia 26 Desember 2019. Jalur gerhana matahari cincin melewati Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur," ucapnya.
[Gambas:Video CNN] (evn)