Menurutnya, bukti TMC adalah solusi jangka pendek terkait dengan penggunaan teknologi ini dalam beberapa bencana kebakaran hutan, lahan, dan meminimalisir kabut asap. Misal seperti dilakukan pada kebakaran di Sumatera Selatan, Riau, dan Kalimantan.
Lebih lanjut Seto menyebut Anies tak hanya menginginkan solusi jangka pendek, tapi juga ingin menyiapkan solusi jangka panjang yang matang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seto mengatakan BPPT berniat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk menjelaskan kepada masyarakat agar tidak resah.
Terkait periode penerapan TMC yang disebutkan sebelumnya, Seto menyebut bahwa itu adalah hasil rapat tim Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT dengan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI.
Lebih lanjut Seto meyakini Pemprov DKI pasti menginginkan solusi teknologi yang terbaik sebagai langkah mitigasi terhadap masalah polusi udara. Seto mengatakan BPPT siap mendukung seluruh Pemda untuk menerapkan TMC.
"Prinsipnya, kami BPPT selalu siap mendukung DKI dan seluruh pemda, serta memberikan layanan teknologi modifikasi cuaca untuk berbagai tujuan kesejahteraan masyarakat, termasuk mengurangi polusi udara yang dapat membahayakan warga," kata Seto.
Seto menyebut pihaknya selalu bersemangat menjadi yang terbaik untuk memberikan layanan teknologi terbaik untuk mengatasi polusi udara di Jakarta. (jnp/eks)