Tim peneliti melakukan estimasi 1 triliun pohon yang ditanam selama beberapa dekade ke depan bisa menyedot hampir 830 miliar ton karbon dioksida yang berada di lapisan atmosfer.
Kendati saat ini pembangunan kian massif di area pedesaan dan kota-kota besar, namun Crowther dan tim mengatakan saat ini masih ada area seluas 9 juta square kilometer di Bumi untuk ditanami pohon. Area ini setara dengan luas Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Enam negara yang disebut memiliki ruang terbanyak untuk ditanami 1 hingga 1,5 triliun pohon antara lain Rusia, Amerika Serikat, Kanada, Australia, Brasil, dan China.
Studi yang dimuat dalam jurnal Science ini juga mengungkapkan alasan lain penanaman pohon sebagai solusi perubahan iklim karena bisa dengan cepat menghalau karbon dioksida dari udara.
Di sisi lain, Crowther menjabarkan solusi lain menghalau perubahan iklim yakni mengubah gaya hidup menjadi vegetarian. Kendati demikian, cara itu tetap kurang efektif dibandingkan menaman 1-1,5 triliun pohon.
Thomas Lovejoy, ahli biologi konservasi Universitas Goerge Mason mengatakan menanam pohon juga menjadi solusi menjaga keanekaragaman hayati.
[Gambas:Video CNN] (ap/evn)