"Dapat melihat cincinnya kadang satelitnya. Kalau Jupiter bersama 4 satelitnya. Bulan dengan kawah-kawahnya. Syaratnya cuaca cerah," jelas Widya Sawitar, Peneliti Planetarium Jakarta, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (9/7).
Jadwal pengamatan di Planetarium akan dimulai pada pukul 18.30-19.30 di Planetarium Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Pengamatan akan dilakukan pada sepanjang pekan ini Senin sampai Jumat (8-12 Juli) dan Senin pekan depan (15/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, kondisi cuaca Jakarta Pusat malam ini cerah berawan. Sehingga menurut Widya diperkirakan pengamatan pada hari ini tidak optimal.
Menurut Ketua Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, pengamatan Saturnus yang tengah berada di posisi terdekatnya dengan Bumi bisa membuat pengamat mengamati cincin Saturnus. Selain itu, menurut Earth Sky, pengamat juga bisa menilik bulan terbesar Saturnus, Titan. (eks/cnn indonesia/eks)