Toyota Belum 'Dilirik' Jadi Kendaraan Jokowi

ray, CNN Indonesia | Selasa, 09/07/2019 11:41 WIB
Toyota Belum 'Dilirik' Jadi Kendaraan Jokowi Toyota-Astra Motor (TAM) belum bisa berpartisipasi tender untuk pengadaan mobil presiden dan wakil presiden RI periode 2019-2024.. (Foto: REUTERS/Yuya Shino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Sekretarian Negara (Kemensesneg) telah membuka tender untuk pengadaan mobil presiden dan wakil presiden RI periode 2019-2024. Sejauh ini cuma brand Eropa yang telah membuat pengajuan, sementara merek lain tercatat belum ada yang mengajukan.

Executive General Manager TAM Fransiscus Soerjopranoto mengatakan bahwa Toyota-Astra Motor (TAM) sebagai salah satu pemain pada industri otomotif asal Jepang belum bisa berpartisipasi.

Menurut pria karib disapa Soerjo itu, pengadaan mobil kepresidenan hanya berdasarkan 'undangan' Kemensesneg.


"Jadi Setneg akan mengeluarkan spesifikasi dan nanti biasanya produsen itu atau APM diundang untuk menentukan model apa yang ditawarkan," kata Soerjo di Halim, Jakarta Timur, Senin (8/7).

Soerjo menjelaskan Toyota tidak akan mengajukan penawaran jika tidak ada permintaan dari pemerintah terkait pengadaan buat presiden.

"Belum tahu (diundang atau tidak) karena kan sekarang ini baru selesai pemilihan," katanya.

BMW dan Mercedes-Benz diketahui sudah lebih dahulu mengawali persaingan agar produk mereka menjadi tunggangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin untuk lima tahun ke depan. 

Mercedes-Benz menawarkan S-600 untuk 'menjaga' pemimpin negara, sedangkan rivalnya menyuguhkan BMW Seri 7. Keduanya sama-sama berjenis sedan dengan kenyamanan 'tingkat dewa'.

Untuk kategori sedan mewah Toyota memiliki dua model, yakni Camry dan Crown. Dua sedan tersebut bisa dibilang bukan barang baru di lingkaran pemerintahan, sebab sejak era Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla (2004-2009), dua sedan itu menjadi kendaraan para menteri. (ryh/mik)