Menteri Keuangan Nirmala Sitharaman mengatakan pemerintah akan membuat regulasi pengurangan pajak penghasilan tambahan sebesar 150 ribu rupee atau sekitar Rp30,8 juta pada bunga peminjaman pembayaran mobil listrik.
Associate Director of Automotive Forecasting IHS Markit, Puneet Gupta menjelaskan manufaktur di India mengeluhkan minimnya permintaan menghalangi mereka untuk memproduksi kendaraan listrik dalam jumlah yang lebih tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
India juga menurunkan biaya pajak kendaraan listrik dibandingkan dengan kendaraan konvensional. Gupta menjelaskan bahwa SUV yang menggunakan bahan bakar dikenakan 28 persen Pajak Barang dan Layanan (Good and Services Tax / GST). Selain itu, pajak tambahan sekitar 20 persen juga dibebankan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah laporan pandangan yang dirilis pada bulan Mei dari Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan armada mobil listrik secara global pada 2018 melebihi 5,1 juta. Angka ini naik 2 juta dari tahun sebelumnya dan hampir dua kali lipat jumlah penjualan mobil listrik.
Gupta mengatakan prediksi IHS Markit adalah kendaraan listrik akan mencapai sekitar 4 persen atau berjumlah 400 ribu kendaraan dari keseluruhan penjualan pasar mobil India pada 2030. (jnp/mik)