Shopee berada di peringkat dua dengan angka 32,2 persen, di peringkat tiga ada Tokopedia 15,4 persen, dan Bukalapak 14,4 persen.
"Merek paling terkenal adalah Lazada, paling tertinggi. Top of mind Lazada juga jauh lebih tinggi. Penggunaan ke depan juga tinggi," kata CEO dan Founder Alvara Research Hasanuddin Ali saat pemaparan hasil survei di Jakarta Pusat, Selasa (9/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NPS merupakan hasil pengurangan persentase promoters (aplikasi yang mau direkomendasikan) dengan persentase detractors (aplikasi yang tidak mau direkomendasikan).
Hasan mengatakan 90 persen responden berbelanja fesyen (pakaian, sepatu, jilbab, jam tangan, dll) di e-commerce. Produk fesyen juga mendominasi pembelian produk seluruh platform e-commerce (Bukalapak, Tokopedia, OLX, Shopee, Lazada, Zalora, Blibli.com) dalam survei.
Kendati demikian produk fesyen tidak berada di peringkat satu di OLX. Justru produk elektronik adalah perangkat yang paling sering dibeli di OLX.
Sementara itu, Traveloka menjadi aplikasi travelling yang paling banyak digunakan oleh generasi milenial. Berdasarkan hasil riset yag dilakukan Avara Research, Traveloka digunakan oleh 79 persen responden.
Angka ini mendominasi aplikasi pemesanan hotel dan tiket lainnya seperti Tiket.com (8,9 persen), Blibli.com (5,6 persen), KAI Acess (3,2 persen), dan Airy (2,4 persen).
"Traveloka dipersepsikan banyak promo, sedangkan Tiket.com dan KAl Acess dipersepsikan sebagai aplikasi yang mudah digunakan," ujar Hasan.
Responden berminat menggunakan Traveloka karena banyak promo (17,3 persen), mudah digunakan (17,3 persen), tiket online (17,6 persen), murah (12,4 persen).
Hasan mengatakan Traveloka menjadi aplikasi travelling yang paling banyak terbesit di pikiran responden saat ditanya soal aplikasi travelling.
"Mayoritas pengguna Traveloka lebih sering membeli tiket pesawat, sedangkan Tiket.com lebih sering untuk membeli tiket kereta api," kata Hasan
Survei bertajuk 'Perilaku dan Preferensi Konsumen Milenial Indonesia terhadap Aplikasi E-Commerce 2019' dilakukan kepada 1204 responden di Jabodetabek, Padang, Bali, Yogyakarta, dan Manado.
Survei diselenggarakan pada 3 sampai 20 April 2019. Usia responden berada di rentang 17 hingga 39 tahun. Bagi Alvara Research, usia milenial berada di rentang usia 17 hingga 39 tahun. (jnp/age)