Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura mengatakan pihaknya sudah punya rencana untuk Outlander Sport, pilihannya menghentikan penjualan dan mengganti dengan produk sekelas atau satu tingkat di atasnya yang diyakini masih bisa dijangkau konsumen dalam negeri.
Mengakhiri penjualan Outlander Sport sendiri tidak disampaikan secara tegas oleh pihak MMKSI, namun telah tersirat tanda-tanda MMKSI akan 'menyuntik mati' mobil berdaya tampung lima penumpang itu dengan memberi 'kode' menghabiskan stok tersisa di sejumlah dealer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Outlander Sport pertama kali meluncur di Indonesia pada 2012, dan lima tahun setelahnya atau 2017 produsen memberikan sedikit ubahan minor pada mobil itu. Namun upaya tersebut tidak mendongkrak penjualannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Penjualan dan Pemasaran MMKSI Irwan Kuncoro yang tahu peta persaingan medium SUV dalam negeri mengaku belum dapat memperkirakan nasib Outlander Sport ke depan.
Lihat juga:Gojek Dapat Suntikan Dana dari Mitsubishi |
"Ditambah bisa, bisa juga enggak. Ini bagian dari strategi marketing," kata Irwan.
Outlander Sport ditopang mesin 2.000 cc dengan harga jual mulai Rp338 juta hingga Rp383,5 juta. Di segmen itu ada Honda HR-V 1.8 Prestige yang dijual Rp400 juta.
[Gambas:Video CNN] (ryh/mik)