Head of Category Browse & Content Tokopedia Cynthia Limin mengatakan banyaknya ponsel yang menganggur ini karena pemiliknya belum bisa menjual ponsel.
"Kami melihat banyak ponsel yang akhirnya tidak dipakai. Bisa banyak ponsel yang belum laku, tidak punya waktu (untuk menjual), harga belum cocok," ujar Cynthia dalam acara peluncuran fitur 'Tukar Tambah' Tokopedia di kantor Tokopedia, Jakarta Selatan, Kamis (18/7)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cynthia menjelaskan fitur ini merupakan hasil kerja sama antara situs jual beli ponsel bekas Laku6. Laku6 akan menyediakan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan big data untuk menaksir harga ponsel bekas.
Fitur Tukar Tambah baru bisa digunakan oleh pengguna Tokopedia yang berada di Jabodetabek saja. Pengguna cukup mencari jenis ponsel baru yang ingin dibeli dari toko-toko yang mengikuti fitur Tukar Tambah.
Pengguna lalu memilih fitur tukar tambah untuk menjalankan sistem pengecekan software dan hardware ponsel yang hendak ditukar.
"Penjual bisa nyaman karena percaya dengan kita karena harga bersaing dengan sensasi seamless," kata Category Development Lead Tokopedia, Leo Chandra
Leo mengatakan setelah melakukan analisa, Tokopedia akan memberikan harga terhadap handphone pengguna. Apabila setuju, pengguna bisa menyelesaikan transaksi yang terdiri atas harga ponsel baru dikurangi denga harga ponsel lama. (jnp/eks)