Suzuki Indomobil Sales baru saja meluncurkan Jimny di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada Kamis (18/7). Cuma ada satu pilihan sistem gerak yang ditawarkan yakni berpenggerak empat roda (4WD).
Saat ini Jimny hanya diproduksi di satu lokasi, yaitu Jepang. Permintaan Jimny yang begitu tinggi di seluruh dunia bikin suplainya terbatas buat masing-masing negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Resmi Dijual, Harga Jimny Mulai Rp300 Jutaan |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Enggak semua kita bisa bikin tergantung juga pada support komponen yang prinsipal ini jadi masalah kadang-kadang. Kalau kita bikin cuma 500 unit (per bulan) atau 1.000 unit (per bulan) ini rasanya tidak ekonomis buat kami. Ya, kalau bicara 1.000 unit mungkin masih bisa sanggup kita, artinya kan 12 ribu per tahun. Itu kita akan sanggupi," ucap Soebronto saat ditemui di GIIAS 2019.
"4x2 kalau kita bikin lokal bisa," ucap Soebronto.
Menurut dia Jimny 4X2 diproduksi lokal pasti disetujui prinsipal asalkan ketemu volume produksi yang pas. Hal itu, kata dia, sudah dibicarakan dengan prinsipal.
"Kendalanya ya balik lagi volume, itu kan kalau mesti bikin mobil kan komponennya kan banyak kira-kira ribuan. Nah, itu kan tidak semuanya bisa balance. Kita kurang 20 komponen saja tidak jalan," papar Soebronto. (fea)