KTB diketahui menyodorkan Colt Diesel dan Fighter untuk pengujian B30. Selain Fuso, merek kendaraan komersial lain yang juga ikut pengujian adalah Isuzu, UD Truck, dan DFSK.
"Laporan terakhir ke kami, masih oke. Sampai saat ini tidak pengaruhi performa," kata Part Product Development KTB Fuso Andri Pratama di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Kamis (5/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spesifikasi standar pada mesin diesel Fighter yang sudah menggunakan teknologi commonrail dengan dua saringan bahan bakar disebut masih bisa mengatasi penggunaan B30. Sementara itu Colt Diesel dikatakan Andri mesinnya malah jauh lebih 'bandel'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
B30 merupakan bahan bakar diesel jenis baru yang isinya kombinasi antara 70 persen solar dan 30 persen biodiesel. Sebelumnya pemerintah sudah mewajibkan B20 atau 80 persen solar dan 20 persen biodiesel yang terbuat dari minyak kelapa sawit.
Aturan tentang B20 tertuang dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 41 Tahun 2018 yang diundangkan dan berlaku pada 24 Agustus 2018.
Tes jalan ini juga bermaksud mencari efek B30 terhadap mesin diesel modern, termasuk akselerasi kendaraan. Menteri ESDM Ignasius Jonan berharap produsen otomotif bisa memberikan masukan terkait penggunaan Biodiesel B30 untuk mobil-mobil bermesin diesel yang dipasarkan di Indonesia.
Pemerintah memulai uji jalan ini pada 13 Juni dan ditargetkan selesai pada Oktober 2019. (ryh/fea)