Menurut portal berita The Information, dua perusahaan raksasa teknologi diketahui sudah mendiskusikan terkait kerja sama membuat pengeras suara itu sejak Mei lalu.
Selain itu Huawei juga dikabarkan akan mengungkap speaker pintar hasil kolaborasi mereka dengan Google saat pameran dagang teknologi IFA di Berlin, Jerman pada September mendatang. Inovasi terbaru itu bakal didukung Google Assistant dan ditujukan untuk pasar di luar China.
Lihat juga:AS-China Kembali Meriung Bahas Perang Dagang |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum menyepakati pembuatan produk speaker pintar, kedua perusahaan pun disebut membahas topik lain termasuk bagaimana membuat ponsel Huawei kompatibel dengan Android Auto. Program Google ini memungkinkan mobil dengan ponsel saling terhubung.
Sebelumnya Google telah memutuskan untuk tidak menjalankan sistem operasi Android ke semua perangkat Huawei. Akibatnya, Huawei terpaksa untuk menggunakan Android versi open-source (sebuah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh individu atau lembaga pusat).
Android open-source itu tidak berisi layanan resmi Google seperti Youtube, Maps, Gmail dan lainnya. (din/age)