Dilansir dari CNN, juru bicara Smartisan mengatakan ponsel pintar telah menjadi rencana pengembangan Smartisan sebelum sepakat untuk bekerja sama dengan ByteDance.
"Produksi ini adalah kelanjutan dari rencana Smartisan sebelumnya, untuk memenuhi kebutuhan basis pelanggan Smartisan yang ada," kata jubir ByteDance, Selasa (30/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengguna TikTok menghabiskan rekor US$10,8 juta atau sekitar Rp151,5 miliar pada bulan lalu. Menurut perusahaan analisis data, Sensor Tower, pengguna AS menyumbang lebih dari 20 persen pembelian.
Dilansir dari Reuters, Smartisan adalah salah satu pemain besar di sektor ponsel pintar. Dalam kesepakatan, beberapa karyawan Smartisan juga dipindahkan ke ByteDance.
ByteDance baru-baru ini mulai berinvestasi di sektor-sektor yang tidak berkaitan langsung dengan media sosial. Perusahaan ini telah mempekerjakan beberapa staf dari startup JukeDeck yang berbasis di London, yang memiliki spesialisasi dalam musik yang dihasilkan kecerdasan buatan (AI). (jnp/eks)