"TESS merupakan sistem untuk menemukan planet kecil yang melewati bintang induk yang tidak aktif," kata pemimpin peneliti Maximilian Gunther dikutip NASA.
"Bintang ini relatif sepi dan sangat dekat dengan Bumi, selain itu bintang ini juga jauh lebih terang daripada bintang induk. Dengan pengamatan yang lebih luas, kami akan segera dapat menentukan komposisi tiga planet dan menentukan apakah ada atmosfer dan gas yang dikandungnya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peniliti NASA berharap eksplorasi lebih lanjut dari tiga planet TOI 270 dapat membantu menjelaskan bagaimana mereka terbentuk bersamaan dengan dunia yang hampir seukuran Bumi.
"Tidak lazim bagi planet memiliki ukuran dua kali dari Bumi. TOI 270 adalah laboratorium yang sangat baik untuk mempelajari margin kesenjangan ini dan akan membantu kita lebih memahami bagaimana sistem planet terbentuk dan berevolusi," jelas peneliti NASA lainnya, Fran Pozuelos.
Gunther mengatakan jika planet 270d memiliki inti berbatu yang tertutup oleh atmosfer tebal, maka akan ditemukan keberadaan air di permukaan planet yang dianggap sebagai persyaratan utama bagi planet yang berpotensi dapat dihuni oleh manusia.
Menyoal TESS, alat pemburu planet ini dipimpin dan dioperasikan oleh Massachusetts Institute of Technology dan dikelola oleh Goddard Space Flight Center NASA.
[Gambas:Video CNN] (din/age)